Hey, this is not a youtube video, despite the gameplay-ey post title.
And as the title stated, yes, yes, I played NieR:Automata and it kinda gave a big punch in the... face, cheek, forehead?
And as the title stated, yes, yes, I played NieR:Automata and it kinda gave a big punch in the... face, cheek, forehead?
Sekali lagi, oke? Jadi ceritanya saya beneran nyoba main NieR:Automata.
Silahkan baca lebih lanjut jika Anda penasaran bagaimana seorang gadis menilai permainan ini.
(Anda sekalian akan mengerti kenapa saya tulis; god help.)
Pertama, sedikit rundown. NieR:Automata adalah game yang dikembangkan oleh SQUARE ENIX (Final Fantasy, Kingdom Hearts, Kuzu no Honkai (Manga), Black Butler) dan PLATINUM GAMES, dirilis pada 23 Februari 2017 pertama kali di Jepang. And, bapak penulis cerita yang keren namun penuh kegelapan, Yoko Taro, berperan sebagai director dan script writer pada seri ini.
Jika dapat diringkas menjadi sebuah sinopsis, saya bilang NieR:Automata akan sedikit seperti ini;
Tahun 11945 AD, bumi bukanlah planet yang kita kenal dulu. Serangan extraterrestrial yang dilaksanakan dengan mengirim mesin-mesin pembunuh membuat umat manusia terdesak, sehingga mereka tidak punya pilihan lain selain mengungsi ke bulan.
Demi mengambil alih kendali di bumi, para manusia menciptakan sekelompok android untuk membasmi mesin-mesin yang buas,
YoRHa.
Petualangan dua android tipe baru, 2B dan 9S pun dimulai untuk mengambil kembali bumi, dengan sedikit detour.
Setidaknya, itu yang mereka lakukan sebelum mengetahui kebenaran utama dari project YoRHa.
Main, playable characters;
1. YoRHa No.2 type B (2B)
2. YoRHa No.9 type S (9S, Nines)
3. YoRHa Type A No.2 (A2)
Jika Anda ingin mewujudkan pengalaman Anda yang-;
1. -mengerikan di taman bermain yang telah abandoned selama entah berapa ratus tahun lamanya namun dihiasi oleh kembang api yang masih segar, menaiki roller coaster sambil berlari menembaki dan menghunus pedang Anda untuk menghalau mesin-mesin badut zombie yang dengan santainya memuntahkan cairan mematikan yang mungkin adalah Hcl,
2. menyusuri sebuah pabrik tua yang dipenuhi oleh mesin-mesin yang mengenakan jubah pendeta berwarna ungu dengan fetish occult yang berlebihan dan mengejar-ngejar Anda dalam sebuah zona yang lima puluh persen terpadamkan lampunya, lalu menghadapi sebuah mesin laba-laba raksasa yang bertugas sebagai boss dalam kegelapan total jika Anda tidak menggunakan pencahayaan seadanya yang diberikan pod Anda,
NieR:Automata akan membantu Anda mewujudkan mimpi yang telah lama terpendam.
Officially, ada lima rute utama (26 rute keseluruhan, jika ditambah dengan ending-ending yang sedikit hilarious) yang akan kita cicipi di NieR:Automata. Rute A akan dijalani oleh 2B, dimana kita akan mulai mengenal sedikit lebih dalam mengenai YoRHa, Android, mesin, dan apa yang telah terjadi di bumi. Kesempatan juga akan diberikan untuk mengontrol 9S dan A2, jadi Anda-Anda tidak usah repot-repot cari di internet; "Apakah kita akan bisa bermain sebagai A2?". Eh, bon voyage.
Selain hand-in-hand battle yang dihiasi dengan smooth graphic of 60 frame rate per second dan graceful battle movements yang benar-benar membuat kita merasa badass, 8-bit gaming dan tembak-menembak pesawat yang super classic pun telah dikemas dalam satu paket NieR:Automata. Personally, saya merasa sangat addicted dengan tembak-menembak mecha itu. It's like, shoot em down, they're goin down! Chow down!
2B dan Pod-nya, 042.
"I ain't munching the pudding!"
NieR:Automata menyajikan cerita yang awalnya memang agak sedikit lamban, namun akan berubah fast paced pada rute-rute berikutnya. Ini memang menjadi sebuah poin minus menurut Aogatsu, karena perasaan "Damn, untuk apa sih saya bertarung mati-matian sampai kebunuh rusa disini?" a.k.a penasaran itu tidak bisa dilepas. Sajian utamanya memakan waktu terlalu lama sebelum dapat dihidangkan kepada para gamers, sehingga kita terjebak memakan pudding untuk waktu yang bisa dibilang sedikit terlalu lama. Keluarkan kalkun-nya sekarang juga, NieR:Automata!
"Has a dodge always been this astounding?"
Roller coaster fisik dan psikis akan siap membantu Anda mendapatkan pengalaman gaming yang benar-benar baru dalam NieR:Automata. Boss battle yang tricky namun beautifully designed sukses membuat mesin saya selalu panas.
As for the battle related mechanics, sistem dodge adalah satu dari beberapa hal yang membuat saya jatuh cinta. Battle yang fast paced akan pecah jika kita secara teknis harus memasuki status defensif, dan NieR:Automata mengetahuinya. Mereka secara tidak langsung berkata, 'hey, offense is the best defense' dan hal ini terwujud secara nyata dalam sistem dodge and re-attack NieR:Automata. Yeah, mungkin untuk normal difficulty ini akan menjadi sesuatu yang sometimes a little bit overpowered, but I didn't give a care. The dodge is beautiful, sudah, fix.
Tidak lupa juga partner setia para android, mister and miss pod yang sangat awkward. Kita akan diberikan kesempatan untuk mengutak atik pod dengan memasang plug-in chips and pod program yang akan menambah cita rasa battle. Ada lebih dari satu jenis pod yang dapat kita gunakan secara langsung; gun, laser, missiles. Asik. Banyak eksperimen yang bisa kita lakukan. Also, if you're in a pinch, the pod will help you damn good. Healing, defense, offense, they'll do it all.
Ini mungkin agak sedikit minor, namun kita juga dapat menepuk-nepuk pod kita dengan meraba touch pad. Love, love.
Beberapa pertarungan penting juga akan disajikan dengan beruntun, suatu tantangan yang makin membuat NieR:Automata menjadi game penangkis kantuk dan akan membuat mata Anda terus tertuju pada layar, dan genggaman Anda terhadap Dualshock mengerat.
"Astounding story."
Jika ada satu hal yang dapat saya katakan merupakan aspek terbaik dari NieR:Automata; adalah ceritanya yang ditulis secara rapih, unpredictable dan sangat dewasa. Yoko Taro, seperti yang kita ketahui, biasanya membuat ending-nya terlebih dahulu sebelum membuat fase hijaunya. Saya hanya bisa bilang; apapun yang dia lakukan, itu membuat NieR:Automata menjadi sebuah game yang membuat kita berfikir terus-menerus, sambil terstimulasi oleh perasaan-perasaan aneh yang mengena di hati karena ceritanya yang sangat gelap. Dan itu benar-benar sangat cerdik, mengingat sebuah game dapat membuat Anda merasa terpuruk dan menyesali keputusan Anda untuk menghapus memori sebuah mesin yang baik hati.
Character develompent juga akan sangat terasa saat teman berubah menjadi musuh, saat mesin mengembangkan sebuah ego, saat android mengembangkan kepedulian kepada partnernya. Oh, dan saat seorang android ingin mencoba berbelanja di mall dan membeli kaus oblong, heh.
NieR:Automata tidak hanya menyajikan Anda sebuah entertainment. Perasaan bertanggung jawab dan rasa iba pun akan tersalurkan melalui Dualshock Anda.
"Dari Dualshock, mengalir ke hati."
Bersiaplah untuk sebuah cerita yang akan mengaduk-aduk hati Anda.
Banyak-banyak minum susu supaya kuat menghadapi segala cobaannya.
Ini adalah sebuah cerita dimana robot, android, menumbuhkan sesuatu yang dinamakan ego demi kebahagiaan individu, mesin, teman, yang secara indah dikemas dalam satu kotak biru berisi piringan-cd-yeah, saya hanya berusaha untuk menjadi sedikit puitis.
Overall, NieR:Automata membawakan Anda pengalaman gaming yang benar-benar berbeda dari game-game yang pernah mengisi masa lalu anda.
A little warning, again.
Pedang yang dihunus NieR:Automata tak hanya sekeras orichalcum, namun juga fleksibel bagaikan penggaris Maped.
Setelah pedang itu melukai Anda, 2B, 9S, A2 dan Emil akan menaburkan garam diatas luka tercinta.
Siapkan mental.
| Reception | ||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||
Buy NieR:Automata now on one of the many trusted Indonesian Gaming Online Shops;
1. click here
2. or here
Emil said: "Thank you for reading!" (plays the 'ta ri ra ri ra, ta ri ra ri ra!' music)









No comments:
Post a Comment