I WILL REMEMBER YOU LIKE PABLO PICASSO!

[Baca sampai akhir untuk melihat update cerita ini pada tanggal 05/08 ya!]

Duh, ini sedih sekali.
Hallo, aku Aoshiki si pemilik blog. Hari ini saya akan menuliskan sebuah kejadian yang membuat saya terpukul. 

Kalian bisa menebaknya? Kalau kalian ngira saya ditolak cowok atau hal-hal mainstream seperti itu, kalian salah. Hari ini saya kehilangan teman berharga saya yang baru saya kenal selama 2 minggu, Catherine Kameiko Lomi. Bukan kehilangan dalam artian 'itu', tapi dia tiba-tiba... well dibaca aja dibawah ini.

Di Blogpost sebelum yang ini, saya cerita kalau saya sudah masuk SMA yang namanya DEMPO kan? Nah, sebelum MOS, kami harus melakukan psikotes. Total murid yang berhasil diterima adalah 400 orang, jadi kami dibagi menjadi 10 kelas yang sifatnya sementara untuk menjalankan psikotes itu. Nah, di kelas sementara itulah saya bertemu dengn teman-teman baru yang jauh lebih keren daripada masa SMP saya, salah satunya adalah Cathy.
Saya sudah tertarik sama Cathy dari awal. Cathy sendiri orangnya... lugu, innocent, namun nggak naif. For your information saya benci orang naif. Sebelum masuk sekolah, salah satu teman cowok SMP saya bilang "Anak yang namanya Kameiko katanya cantik." (sampai sekarang saya nggak tau, Kameiko yang dimaksud itu Cathy atau orang lain.) 

Setelah kenalan, kita jadi lumayan dekat di hari pertama MOS. Dia suka mijet-mijet pundak saya tiba-tiba. Ciri khas-nya adalah jawaban "Iya, iya, iya."-nya yang selalu diucapkan berulang ulang. Hari kedua MOS saya tidak masuk karena sakit (Anemia kambuh.), saat saya bertanya tentang info, salah satu teman saya yang namanya David bilang "Eh, tadi Cathy nyariin kamu." nah disaat itulah saya merasa benar-benar tersentuh. Aku mikir, "Wah, ini nih calon bestie!". 

Dalam kelas sementara, saya masuk kelas X-10, kelas paling pojok, paling terakhir (tapi orang yang saya suka sekarang ada di kelas itu juga jadi saya senang haha!). X-10 itu rumornya memang dibuat khusus untuk murid-murid yang berminat & telah memilih untuk mengikuti jurusan bahasa SEBELUMNYA (namun kenyataannya, hanya ada empat belas siswa di kelas bahasa tercinta saya sekarang.). Karena teori itu, saya kira Cathy akan masuk jurusan bahasa. Tapi ternyata it's a big no, dia mengikuti suatu program pembelajaran khusus yang bernama 'UNI BRIDGE.', dimana dia hanya akan bersekolah selama 1 tahun 6 bulan dengan pendidikan spesial, lalu ia akan berangkat ke Australia.

Pertama kali tau hal itu, saya agak... yah, Cathy sudah dapat tempat yang spesial di hati saya, dan dia akan pergi begitu aja setelah 1/2 tahun? Mulai dari hari itu, saya merencanakan banyak kegiatan untuk dilakukan bersama Cathy dan teman-teman saya. 

Namun hari ini semua rencana itu sudah saya buang sambil menangis.

Minggu kemarin, Cathy bilang sama saya "Minggu depan, hari Jumat aku gak ikut pelajaran. Aku mau pulang ke bali buay cap tiga jari.", itu katanya. Saya sempat mengeluhkan, tapi yah... kan cuma cap tiga jari, lalu kembali ke kota ini kan? Saat itu sih saya no problem aja. Yah, seperti nggak ada apa-apa, saya menjalankan hari-hari saya pada waktu istirahat bersama Cathy, dan beberapa anak dari kelas SOS&IPA. 

Minggu ini, hari Rabu kemarin, saya merasa ada satu hal yang nggak beres sama Cathy... dia seperti berusaha menghindari saya. Saya sih tetep deketin aja, tapi hari itu kayaknya dia lebih in sama temennya yang juga di Uni Bridge, kakak kelas aku dan dia, sebut aja namanya Jen (Jen baik banget lho haha).
Hari Kamis, Cathy nggak banyak ngomong sama aku. Aku malah ngomong sama Jen dan yang lain, aku sih cuek-cuek aja, mungkin Cathy lagi capek sama pelajaran Uni Bridge. 

Klimaksnya adalah hari ini. Tadi saat istirahat, saya bertemu Cathy dan Jen di hallway. Cathy membawa tas, saya pikir oh ya, dia kan mau pulang ke Bali ya? Buat cap tiga jari? Terus saya bilang aja ke Cathy: 

"Eh kamu udah mau pulang ya? Dadah! Hati-hati!" 

Dia-nya ngomong "Iya," sambil dadah ke saya. Jen ngelihatin saya agak lama... saya pikir apa, jadi saya dadah juga ke Jen, Jen dadah ke saya sambil natap saya dan Cathy bergantian. Karena saya sibuk, saya jalan aja duluan dan ninggalin mereka. 
Tadi kelas bahasa dapat pelajaran penjaskes. Jadwal kita kebetulan bertepatan sama jadwalnya anak Economics kelas Uni Bridge, jadi kami berolahraga bareng Anthony dan Cathy yang adalah murid Economics Uni Bridge. Hari itu Cathy nggak ikut penjaskes, saya tau soalnya dia pulang ke Bali. Jadi tinggal ada Anthony, dia main seperti biasa, tapi entah kenapa tadi mulut saya ngomog gini: 

"Anthony! Kamu jangan macem-macem sama Cathy yaa! Jaga dia baik-baik!" 

Anthony natap saya nanar. Dia cuma jawab Iya dengan singkat. Saya udah ngerasa ini ada yang gak beres... 

Nah, kebetulan tadi kita lagi jalan-jalan, lebih tepatnya makan-makan bertiga. Aku, Anne, David, untuk merayakan dua minggunya kita sukses belajar di DEMPO. Gemma, teman kami nggak bisa ikut soalnya kakaknya sakit lagi. Nah waktu jalan-jalan itu, David mengatakan suatu hal yang membuat saya membatu nge freeze maksimal. 

"Eh, kamu udah bilang bye-bye ke Cathy belum? Dia udah nggak sekolah di Dempo lagi lho. Katanya di Bali ada program Uni Bridge, jadinya dia balik ke Bali."

Saya diam. Masih memproses. Terus David melanjutkan: 

"Jadi ini hari terakhirnya di Dempo."

Duh gusti, saya ngerasa kayak disambar petir. CATHY NGGAK BILANG APA-APA KE SAYA! Dia cuma bilang dia mau cap tiga jari, jadi saya pikir dia bakal balik... tapi ternyata. 
Oh, pantesan Jen kaya gitu. Pantesan Anthony kayak gitu. Kayaknya mereka berdua udah tau tentang berita kepulangan Cathy. Saya... ngerasa terjungkir balik. 
Sebelumnya, saya emang sering ngomong gini ke Cathy: 

"Cathy! Kamu jangan pindah-pindah ya!! Di sini aja sampai program Uni Bridgenya selesai."

Dia jawab dengan kekhasannya, "Iya, iya, iya." sambil ketawa-nyengir. Mugkin karena itu dia nggak mau kasih tau saya ya... 
Tapi kalau itu yang terbaik buat dia, saya harap dia senang disana. Saya punya nomornya, tapi belum pernah SMS, dan sepertinya saya nggak berencana melakukannya.

Pokoknya, jika kamu membaca ini, ingat aja: 

If you're brave enough to say goodbye, life will reward you with a new hello.

Dan jika Catherine Kameiko Lomi membaca ini, tolong selalu ingat;

Kamu akan selalu menjadi salah satu dari, kami, DOLLARS. Tempatmu disini pasti bakal selalu ada ada! Jadi good luck di sana, jangan lupa makan biar gak sakit perut kayak kemaren!

Sekian blogpost yang dapat saya tuliskan.
Nama saya adalah Win Shine Thasia, biasa dikenal dengan Aoshiki. 
Ketua kelas, pekerja amatiran, anggota DOLLARS, dan sahabatnya Catherine Kameiko Lomi.

Take care meikoooo! 
I will write your name as one of us with a chalk as white as PABLO PICASSO's CHALK!

[UPDATE] 

05/08/2014 (DD/MM/YY) 

Hari ini hari masuk sekolah setelah libur lebaran. Aku ngerasa aneh hari ini. Rambutku bisa digelombang dengan baik, perutku mules, terus aku ketemu orang yang aku suka up close and personal dibalik jendela, dan hal yang paling bikin uwah adalah, 

TERNYATA CATHY GAK JADI PINDAH.

Waktu aku ngelihat dia di kantin, aku ngerasa... world just accelerate and leaving me behind. 

"That's... really Cathy." 

Aku bilang sama diriku sendiri. Dengan mulut mingkem, aku ngehampirin dia dan langsung menyemprotkan segala-galanya. 

"A-ASTAGA CATHY KAMU GAK PINDAH? OMG KATANYA DAVID KAMU PINDAH BENERAN! AKU NANGIS MATI-MATIAN TAU, SE-EMBER."

Aku bilang gitu. Dia cengang, lalu ketawa ringan. Dia bilang kok bisa-bisanya aku percaya itu, terus dia ngelus-ngelus poniku. Aku anti banget sama orang yang megang rambutku TERUTAMA poni, tapi ini Cathy, a precious friend. 

Dia bilang sebenernya dia mau pindah, tapi nggak jadi dan dia juga bilang kalau dia kasihan sama aku (aku merasa lemah deh, tapi syukurlah.) terus dia ketawa lagi. Aku marah-marah ke David, Davidnya bales marah-marah ke Cathy. Pokoknya hari ini... benar-benar deh. 

Aku langsung cerita ke Cathy, "Aku sampe udah nulis blogpost! Ntar aku update deh, tulis ternyata kamu balik!" aku bilang gitu. Haha, dia ngelus-ngelus poni aku lagi, diteken lagi. Ugh, nggak suka sih tapi ya ampun keles rasanya kayak dibahagiakan diberkati oleh tuhan haha! 

Maaf ya untuk kalian yang sudah baca post sebelumnya. Saya kasih tau, ini cerita sungguhan lho haha! Semoga kalian bisa ketawa dikit setelah baca post ini! Jaga teman kalian baik-baik.


あおしき【青式】❤

A

No comments:

Post a Comment